Senin, 08 September 2014
Jumat, 05 September 2014
Ucapan Selamat
Segenap civitas akademika SMK Ma'arif 2 Gombong, mengucapkan:
SELAMAT kepada Bapak Zaen Fikroni, S.Pd.
atas kelahiran putra pertamanya.
semoga menjadi anak yang sholehah, berbakti kepada kedua orang tua,
berguna bagi bangsa dan agama.
Amiin...
atas kelahiran putra pertamanya.
semoga menjadi anak yang sholehah, berbakti kepada kedua orang tua,
berguna bagi bangsa dan agama.
Amiin...
Ucapan Duka Cita
Segenap civitas akademika SMK Ma'arif 2 Gombong, mengucapkan:
"TURUT BERDUKA CITA"
Atas wafatnya Ibu dari Bapak Tulus Sugiharto
Jenazah sudah dimakamkan tadi pagi pada pukul 10.00 WIB
Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT
dan diampuni segala dosa-dosanya
serta yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan ketabahan. Aamiin.
"TURUT BERDUKA CITA"
Atas wafatnya Ibu dari Bapak Tulus Sugiharto
Jenazah sudah dimakamkan tadi pagi pada pukul 10.00 WIB
Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT
dan diampuni segala dosa-dosanya
serta yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan ketabahan. Aamiin.
Kamis, 04 September 2014
Guru dan Karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong mengikuti Seminar Nasional
Gombong (5/9/2014) Guru dan
Karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong mengikuti Seminar Nasional: Peningkatan Mutu
Pendidikan yang bertempat di SMK Ma’arif 1 Kebumen Selasa, 2/9/14 kemarin.
Kegiatan yang diadakan
dalam rangka silaturrahim Keluarga Besar Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul
Ulama (LPMNU) Kabupaten Kebumen sekaligus Louncing Universitas Ma’arif
Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen.
Lounching
dilaksanakan dengan penabuhan ‘Bedug’ oleh Bupati Kebumen H. Buyar Winarso, SE.
didampingi Ketua PC LPM NU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, Ketua PCNU Kabupaten
Kebumen Drs. Masykur Rozaq, M.Pd.I dan Prof Yudian serta Dr. Agung Pembicara Seminar
Kegiatan. Bedug ditabuh sepuluh kali yang menandakan jumlah Program studi yang
dibuka pada Universitas Maarif Nahdlatul Ulama tersebut.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan
pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh Kyai Tahrir Masror, dilanjutkan pembacaan kalam
Illahi oleh Santri Ponpes An-Nahdliyah 1 Kebumen, disusul dengan menyanyikan
lagu Indonesia Raya dan Mars Ma’arif oleh seluruh audien.
Dalam sambutannya Ketua PC LPM NU
Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I menyampaikan selamat datang dan ucapan terima
kasih kepada para peserta yang telah hadir pada acara seminar dan Louncing UMNU
Kebumen.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Kebumen
Drs. Masykur Rozaq, M.Pd.I dalam penyampaian sambutannya “NU harus tetap
bersatu demi kemajuan bangsa” beliau menambahkan “salah satu tujuan
didirikannya UMNU ini adalah untuk mencerdaskan warga NU khususnya di kabupaten
Kebumen guna membangun bangsa.”
Bupati Kebumen H. Buyar Winarso, SE. dalam
sambutannya menyampaikan beberapa hal yang pertama “mengucapkan selamat semoga
UMNU menjadi tonggak awal kemajuan Pendidikan NU di Kabupaten Kebumen dan yang
lainnya”, beliau menyarankan lulusan SMA/SMK harus dialurkan ke jenjang
selanjutnya termasuk di UMNU.
Beliau berharap program sekolah 12
tahun yang dicapai sampai saat ini 60%, harus meningkat 80 – 90 %. Beliau menambahkan
Konsep pendidikan bukan hanya penyusunan materi saja, tetapi lebih kearah
pemahaman mental dan karakter peserta didik.
“Sebagai pendidik kita harus
memperhatikan perilaku anak didik setiap harinya, sehingga kita tahu apa yang
harus diterapkan dalam membentuk karakter anak. Harapan dunia pendidikan di
Kebumen bisa berkembang dan semakin maju” Pungkas H. Buyar.
Sekilas
Tentang UMNU
Nahdlatul Ulama Kebumen memang sudah
lama mendambakan berdirinya Universitas yang membuka program studi eksakta
dan umum. Karena selama ini baru memiliki STAINU yang telah berubah mejadi
IAINU Kebumen.
“Perumusan
pertama Universitas ini diawali dari usulan membuka STIKIP di Kebumen pada
tahun 2008, saat itu kami bersemangat untuk membuka program studi non agama di
STAINU Kebumen kami merncang membuat STIKIP” Tutur Khomsin Ketua
Pendiri UMNU Kebumen.
Tahun
2010 keinginan untuk mendirikan Progam Studi ini tidak kendur justeru menguat,
bukan lagi STIKIP tapi Universitas. Proposal pun dibuat dengan bantuan
pembimbingan penysunan proposal pendirian Universitas dari perguruan tinggi
lain, seperti Unsoed dan Undip.
“Selama
dua tahun kami melaksanakan Studi Kelayakan, pada tahun 2012 kami diundang
Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional di Jakarta
untuk mempresentasikan proposal yang telah kami kirim sebelumny, Kami berempat,
Saya, Pak Masykur Rozaq, Pak Imam Satibi dan Mas Mustolih, berangkat presentasi
di lantai VI Dikti”. Sambung Khomsin.
Dari
paparan itu Tim Pendiri UMNU Kebumen menemukan kekurangan berkas, setelah
paparan itu menjadi jelaslah apa saja yang harus dipenuhi. “Dalam waktu dua
tahun, kami terus-menerus memperbaiki berkas, mulai dari Badan Hukum, Studi
Kelayakan dan Dosen, hampir setiap minggu kami tim UMNU Kebumen ke Jakarta
untuk mengurus berkas pendirian UMNU itu, Alhamdulillah kini sudah diberikan SK
Ijin Operasionalnya” Kenang Khomsin bercerita.
“Bahkan, kadangkala kami ke Jakarta harus menunggu berjam-jam untuk bertemu dengan pejabat yang berwenang menangani berkas kami. Suka dukanya banyak mas” Pungkas Khomsin.
Kontributor : Saifudin Madu Go dan Darmadi, S.Pd.
Sumber lain : http://kebumennews.com/nu-kebumen-lounching-universitas-maarif/
Senin, 01 September 2014
Info LKS Tingkat Jawa Tengah Mata Lomba Refrigerasi Tahun 2014
Lomba Kompetensi Siswa Tingkat
Propinsi Jawa Tengah
Bidang Lomba Teknologi Industri Mata Lomba : Refrigerasi Tahun 2014,
diselenggarakan pada :
Bidang Lomba Teknologi Industri Mata Lomba : Refrigerasi Tahun 2014,
diselenggarakan pada :
Hari :
Jum'at s.d. Minggu
Tanggal : 12 s.d. 14 September 2014
Tempat : SMK Ma'arif 2 Gombong
Denah Lokasi : klik
disini
Juri Asean : Ir. John Budi Harjanto Listijono, M. Eng. Sc.
(President Director PT. Metropolitan Bayu
Industri)
Berikut
Daftar Peserta / Kontingen yang sudah masuk,
NO
|
NAMA PESERTA
|
ASAL SEKOLAH
|
NO. TELP SEKOLAH
|
NAMA PENDAMPING
|
NO TELP PENDAMPING
|
1
|
Wisnu Brata
|
SMK Negeri 1 Semarang
|
0243545601
|
Heri Prabowo
|
085865740061
|
2
|
Gadhing Hiftyandra Iqbal Triwijaya
|
SMK Negeri 2 Pati
|
0295392372
|
Drs. Unik Ribowo
|
081326759373
|
3
|
Taufik Hhidayat
|
SMK Negeri 2 Purwokerto
|
0281635061
|
Narto, S.pd.
|
085727888054
|
4
|
Fais Santono
|
SMK Negeri 2 Purwodadi
|
0292425086
|
Kusripan, S.Pd.
|
081325676090
|
5
|
Muhammad Sukri
|
SMK Negeri 5 Surakarta
|
0271713916
|
Sukidi, S.Pd., M.Pd.
|
0271713916
|
6
|
Wahid Subekti
|
SMK Ma'arif 2 Gombong
|
0287472843
|
Suri Kartika Wati, A.Md.
|
082223918008
|
7
|
Muhammad Nuur Alamsyah
|
SMK NU Ma'arif 2 Kudus
|
0291434330
|
Eko Budiyono, S.Pd.
|
08156583882
|
8
|
Endriya Krisdiyanto
|
SMK Negeri 2 Kendal
|
381163
|
Muhammad Murbikhun, ST.
|
081575470679
|
9
|
Mochamad Khoirudin
|
SMK Negeri 3 Pekalongan
|
0285421586
|
Tedy Andriyanto, ST.
|
085642642501
|
10
|
Rahman Septianto
|
SMK Baturjaya 1 Ceper
|
0272552625
|
Sukidi, S.Pd.
|
081546144287
|
Bagi Kontingen dari Mata Lomba : Refrigerasi, yang belum mendaftar mohon segera mendaftarkan diri. Form Pedaftaran klik disini.
Terima kasih.
Minggu, 31 Agustus 2014
LIPUTAN KAMPOENG
Pengajian Rutin dan Rapat Akhir Bulan
Gombong (31/8/2014) SMK Ma’arif 2 Gombong menggelar
acara pengajian dan rapat kordinasi yang diselenggarakan rutin setiap akhir
bulan di tempat yang berbeda yaitu keliling dari rumah ke rumah guru dan
karyawan.
Konsep acara tersebut sudah berjalan sekitar
tiga tahun yang lalu, kegiatan seperti ini dimaksudkan untuk menyambung tali
silaturrahim antar guru dan karyawan serta diharapkan menemukan suasana baru
yang lebih akrab, rilex dan nyantai dalam rapat.
Pada acara kegiatan pengajian yang
diselenggarakan rutin bulan ini bertempat di kediaman Bapak Sukardi yang
beralamatkan Desa Kemukus Rt. 03 Rw. 05 Kecamatan Gombong. Acara tersebut
dihadiri oleh Ketua Komite SMK Ma’arif 2 Gombong beserta anggotanya, Kepala SMK
Ma’arif 2 Gombong, Dewan Guru dan Karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong serta
Mahasiswa PPL UMP Purworejo.
Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB yang
diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dilanjutkan penjelasan tentang
“Cara baca huruf di awal surat dalam Al-Qur’an” yang disampaikan oleh Ustadz
Fauzi Mahmud.
Pada sambutan Shohibul bait atau tuan
rumah yang disampaikan oleh Bapak Misbah, menyampaikan bahwa “Acara seperti ini
sangat baik sekali sehingga dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan antar karyawan
SMK Ma’arif 2 Gombong, ucapkan rasa terima kasih juga disampaikan kepada para hadirin
yang telah berkenan hadir pada acara tersebut di kediamannya”. Pungkas Pak
Misbah.
Sementara itu Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong
Ngadino, S.Kom dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal penting, diantaranya:
Sosialisasi kurikulum 2013, Penyampaian hasil rapat LPMNU Jawa Tengah di
Magelang, dan Penyampaian berita duka yang menimpa keluarga Besar SMK Ma’arif 2
Gombong.
Kyai Fathul Hilal selaku Ketua Komite SMK Ma’arif
2 Gombong memberikan pesan dalam acara tersebut dengan bahasa kerennya “be
yourselves so we are ready to be number one” yang artinya jadilah diri
sendiri sehingga kita siap menjadi nomer satu. Mudah-mudahan dengan kita
berani beda dengan sekolah lain beda dalam arti positif, maka kita akan tetap
eksis untuk memegang amanah masyarakat, Pungkas Kyai.
Isi tausyiah yang disampaikan oleh Bapak
Kyai Muntaha pentingnya silaturrahim diantara kaum muslimin karena itu syarat
dari sempurnanya Iman, Kyai menambahkan dalam bahasa jawa “telung perkoro
sing biso ngedekake kito maring surgane gusti Allah, sepindah seneng aweh maring
wong kang bahil, kaping kalih gelem nekani maring wong kang sing ora gelem
nekani, kaping telune ngapiki maring kong kang sing ora gelem kawruh maring
siro.”
Acara berakhir pada pukul 11.45 WIB dengan
do’a penutup yang langsung dipimpin oleh Bapak Kyai Muntaha.
Berita Duka datang dari Keluarga Besar SMK
Ma’arif 2 Gombong
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…
Pada hari yang sama SMK Ma’arif 2 Gombong mendapat
musibah dengan dua orang kerabat SMK Ma’arif 2 Gombong yang dipanggil oleh
Allah SWT.
1.
Bapak Sijan wali murid dari Ananda
Sholeh Adi Priyatno Kelas XI TKR 7, meninggal pada hari Sabtu, 30 Agustus 2014
dan tadi pagi dimakamkan pada pukul 10.00 WIB pagi tadi. Sebelum acara Rapat
Rutin dan Pengajian Akhir Bulan segenap Guru dan karyawan Smk Ma’arif 2 Gombong bertakziyah ke
kediaman Bapak Sijan, Alm. yang beralamatkan di banyumudal, Rt. 01 Rw. 02
Buayan.
2.
Bapak Tugiman atau Hadi Suwarno bin Harjo Igono Bapak mertua dari Bapak Supardi, S.Pd. Meninggal dunia tadi pagi pukul
09.00 dan sudah dimakamkan pukul 14.00 siang tadi. Setelah selesainya Rapat
Rutin dan Pengajian Akhir Bulan segenap Guru dan karyawan Smk Ma’arif 2 Gombong bertakziyah ke
kediaman Bapak Mertua dari Bapak Supardi, S.Pd. yang beralamatkan Kelurahan Panjatan,
Rt. 03 Rw. 03 Kecamatan Karanganyar
Dari keluarga Besar
SMK Ma’arif 2 Gombong mengucapkan :
Turut berduka cita sedalam-dalamnya Semoga amal ibadahnya
diterima oleh Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya. serta yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan
ketabahan. Aamiin.
Contributor : Saifudin Madu Go
Jumat, 29 Agustus 2014
Bersandar Hanya Kepada Allah SWT.
>>> Tiada
keberuntungan yang sangat besar dalam hidup ini, kecuali orang yang tidak
memiliki sandaran, selain bersandar kepada Allah. Dengan meyakini bahwa memang
Allah-lah yang menguasai segala-galanya; mutlak, tidak ada satu celah pun yang
luput dari kekuasaan Allah, tidak ada satu noktah sekecil apapun yang luput
dari genggaman Allah. Total, sempurna, segala-galanya Allah yang membuat, Allah
yang mengurus, Allah yang menguasai.
Adapun
kita, manusia, diberi kebebasan untuk memilih, "Faalhamaha fujuraha
wataqwaaha", "Dan sudah diilhamkan di hati manusia untuk memilih mana
kebaikan dan mana keburukan". Potensi baik dan potensi buruk telah
diberikan, kita tinggal memilih mana yang akan kita kembangkan dalam hidup ini.
Oleh karena itu, jangan salahkan siapapun andaikata kita termasuk berkelakuan
buruk dan terpuruk, kecuali dirinyalah yang memilih menjadi buruk,
naudzubillah.
Sedangkan
keberuntungan bagi orang-orang yang bersandarnya kepada Allah mengakibatkan
dunia ini, atau siapapun, terlampau kecil untuk menjadi sandaran baginya.
Sebab, seseorang yang bersandar pada sebuah tiang akan sangat takut tiangnya
diambil, karena dia akan terguling, akan terjatuh.
Bersandar kepada sebuah
kursi, takut kursinya diambil. Begitulah orang-orang yang panik dalam kehidupan
ini karena dia bersandar kepada kedudukannya, bersandar kepada hartanya,
bersandar kepada penghasilannya, bersandar kepada kekuatan fisiknya, bersandar
kepada depositonya, atau sandaran-sandaran yang lainnya.
Padahal,
semua yang kita sandari sangat mudah bagi Allah (mengatakan ‘sangat mudah’ juga
ini terlalu kurang etis), atau akan ‘sangat mudah sekali’ bagi Allah mengambil
apa saja yang kita sandari. Namun, andaikata kita hanya bersandar kepada Allah
yang menguasai setiap kejadian, "laa khaufun alaihim walahum yahjanun’,
kita tidak pernah akan panik, Insya Allah.
Jabatan
diambil, tak masalah, karena jaminan dari Allah tidak tergantung jabatan,
kedudukan di kantor, di kampus, tapi kedudukan itu malah memperbudak diri kita,
bahkan tidak jarang menjerumuskan dan menghinakan kita.
Kita lihat banyak orang
terpuruk hina karena jabatannya. Maka, kalau kita bergantung pada kedudukan
atau jabatan, kita akan takut kehilangannya. Akibatnya, kita akan berusaha
mati-matian untuk mengamankannya dan terkadang sikap kita jadi jauh dari
kearifan.
Tapi
bagi orang yang bersandar kepada Allah dengan ikhlas, ‘ya silahkan ... Buat apa
bagi saya jabatan, kalau jabatan itu tidak mendekatkan kepada Allah, tidak
membuat saya terhormat dalam pandangan Allah?’ tidak apa-apa jabatan kita kecil
dalam pandangan manusia, tapi besar dalam pandangan Allah karena kita dapat
mempertanggungjawabkannya.
Tidak apa-apa kita tidak mendapatkan pujian,
penghormatan dari makhluk, tapi mendapat penghormatan yang besar dari Allah
SWT. Percayalah walaupun kita punya gaji 10 juta, tidak sulit bagi Allah
sehingga kita punya kebutuhan 12 juta. Kita punya gaji 15 juta, tapi oleh Allah
diberi penyakit seharga 16 juta, sudah tekor itu.
Oleh
karena itu, jangan bersandar kepada gaji atau pula bersandar kepada tabungan.
Punya tabungan uang, mudah bagi Allah untuk mengambilnya. Cukup saja dibuat
urusan sehingga kita harus mengganti dan lebih besar dari tabungan kita.
Demi
Allah, tidak ada yang harus kita gantungi selain hanya Allah saja. Punya bapak
seorang pejabat, punya kekuasaan, mudah bagi Allah untuk memberikan penyakit
yang membuat bapak kita tidak bisa melakukan apapun, sehingga jabatannya harus
segera digantikan.
Punya
suami gagah perkasa. Begitu kokohnya, lalu kita merasa aman dengan bersandar
kepadanya, apa sulitnya bagi Allah membuat sang suami muntaber, akan sangat
sulit berkelahi atau beladiri dalam keadaan muntaber. Atau Allah mengirimkan
nyamuk Aides Aigepty betina, lalu menggigitnya sehingga terjangkit demam
berdarah, maka lemahlah dirinya.
Jangankan untuk membela orang lain, membela
dirinya sendiri juga sudah sulit, walaupun ia seorang jago beladiri karate.
Otak
cerdas, tidak layak membuat kita bergantung pada otak kita. Cukup dengan
kepleset menginjak kulit pisang kemudian terjatuh dengan kepala bagian belakang
membentur tembok, bisa geger otak, koma, bahkan mati.
Semakin
kita bergantung pada sesuatu, semakin diperbudak. Oleh karena itu, para istri
jangan terlalu bergantung pada suami. Karena suami bukanlah pemberi rizki,
suami hanya salah satu jalan rizki dari Allah, suami setiap saat bisa tidak
berdaya. Suami pergi ke kanotr, maka hendaknya istri menitipkannya kepada
Allah.
"Wahai
Allah, Engkaulah penguasa suami saya. Titip matanya agar terkendali, titip
hartanya andai ada jatah rizki yang halal berkah bagi kami, tuntun supaya ia
bisa ikhtiar di jalan-Mu, hingga berjumpa dengan keadaan jatah rizkinya yang
barokah, tapi kalau tidak ada jatah rizkinya, tolong diadakan ya Allah, karena
Engkaulah yang Maha Pembuka dan Penutup rizki, jadikan pekerjaannya menjadi
amal shaleh."
Insya
Allah suami pergei bekerja di back up oleh do’a sang istri, subhanallah. Sebuah
keluarga yang sungguh-sungguh menyandarkan dirinya hanya kepada Allah.
"Wamayatawakkalalallah fahuwa hasbu", (QS. At Thalaq [65] : 3). Yang
hatinya bulat tanpa ada celah, tanpa ada retak, tanpa ada lubang sedikit pun ;
Bulat, total, penuh, hatinya hanya kepada Allah, maka bakal dicukupi segala
kebutuhannya.
Allah Maha Pencemburu pada hambanya yang bergantung kepada
makhluk, apalagi bergantung pada benda-benda mati. Mana mungkin? Sedangkan
setiap makhluk ada dalam kekuasaan Allah. "Innallaaha ala kulli sai in
kadir".
Oleh
karena itu, harus bagi kita untuk terus menerus meminimalkan penggantungan.
Karena makin banyak bergantung, siap-siap saja makin banyak kecewa. Sebab yang
kita gantungi, "Lahaula wala quwata illa billaah" (tiada daya dan
kekuatan yang dimilikinya kecuali atas kehendak Allah). Maka, sudah seharusnya
hanya kepada Allah sajalah kita menggantungkan, kita menyandarkan segala
sesuatu, dan sekali-kali tidak kepada yang lain, Insya Allah.
Penulis : K.H. Abdullah Gymnastiar
Langganan:
Postingan (Atom)






