.::Assalamu'alaikum, Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2015/2016 SMK Ma’arif 2 Gombong, telah siap menerima calon peserta didik baru untuk 3 (tiga) jurusan yaitu: Teknik Elektro (Teknik Audio Video), Teknik Otomotif (Teknik Kendaraan Ringan) dan Teknik Pendingin dan Tata Udara. Buruan, daftarkan diri Anda segera !! hanya di SMK Ma’arif 2 Gombong::..
"Hadir dan Ikuti Pengajian dalam Peringatan Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW Tahun 1436 H SMK Ma'arif 2 Gombong pada acara tersebut yang akan dilaksanakan pada : Hari Jum’at, 15 Mei 2015 Pukul 07.00 s.d. selesai bertempat di Masjid Nuurul Muhajirin Wanalela, Kemukus Gombong pembicara: K.H Ghufron dari Karangsari, Kebumen

Kamis, 04 September 2014

Guru dan Karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong mengikuti Seminar Nasional



Gombong (5/9/2014) Guru dan Karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong mengikuti Seminar Nasional: Peningkatan Mutu Pendidikan yang bertempat di SMK Ma’arif 1 Kebumen Selasa, 2/9/14 kemarin.

Kegiatan yang diadakan dalam rangka silaturrahim Keluarga Besar Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LPMNU) Kabupaten Kebumen sekaligus Louncing Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen.

Lounching dilaksanakan dengan penabuhan ‘Bedug’ oleh Bupati Kebumen H. Buyar Winarso, SE. didampingi Ketua PC LPM NU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, Ketua PCNU Kabupaten Kebumen Drs. Masykur Rozaq, M.Pd.I dan Prof Yudian serta Dr. Agung Pembicara Seminar Kegiatan. Bedug ditabuh sepuluh kali yang menandakan jumlah Program studi yang dibuka pada Universitas Maarif Nahdlatul Ulama tersebut.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh Kyai Tahrir Masror, dilanjutkan pembacaan kalam Illahi oleh Santri Ponpes An-Nahdliyah 1 Kebumen, disusul dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Ma’arif oleh seluruh audien.

Dalam sambutannya Ketua PC LPM NU Kebumen Dr. Imam Satibi, M.Pd.I menyampaikan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada para peserta yang telah hadir pada acara seminar dan Louncing UMNU Kebumen.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Kebumen Drs. Masykur Rozaq, M.Pd.I dalam penyampaian sambutannya “NU harus tetap bersatu demi kemajuan bangsa” beliau menambahkan “salah satu tujuan didirikannya UMNU ini adalah untuk mencerdaskan warga NU khususnya di kabupaten Kebumen guna membangun bangsa.”

Bupati Kebumen H. Buyar Winarso, SE. dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal yang pertama “mengucapkan selamat semoga UMNU menjadi tonggak awal kemajuan Pendidikan NU di Kabupaten Kebumen dan yang lainnya”, beliau menyarankan lulusan SMA/SMK harus dialurkan ke jenjang selanjutnya termasuk di UMNU.

Beliau berharap program sekolah 12 tahun yang dicapai sampai saat ini 60%, harus meningkat 80 – 90 %. Beliau menambahkan Konsep pendidikan bukan hanya penyusunan materi saja, tetapi lebih kearah pemahaman mental dan karakter peserta didik.

“Sebagai pendidik kita harus memperhatikan perilaku anak didik setiap harinya, sehingga kita tahu apa yang harus diterapkan dalam membentuk karakter anak. Harapan dunia pendidikan di Kebumen bisa berkembang dan semakin maju” Pungkas H. Buyar.

Sekilas Tentang UMNU
Nahdlatul Ulama Kebumen memang sudah lama mendambakan berdirinya Universitas yang membuka program studi eksakta dan umum. Karena selama ini baru memiliki STAINU yang telah berubah mejadi IAINU Kebumen.

“Perumusan pertama Universitas ini diawali dari usulan membuka STIKIP di Kebumen pada tahun 2008, saat itu kami bersemangat untuk membuka program studi non agama di STAINU Kebumen kami merncang membuat STIKIP” Tutur Khomsin Ketua Pendiri UMNU Kebumen.

Tahun 2010 keinginan untuk mendirikan Progam Studi ini tidak kendur justeru menguat, bukan lagi STIKIP tapi Universitas. Proposal pun dibuat dengan bantuan pembimbingan penysunan proposal pendirian Universitas dari perguruan tinggi lain, seperti Unsoed dan Undip.

“Selama dua tahun kami melaksanakan Studi Kelayakan, pada tahun 2012 kami diundang Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional di Jakarta untuk mempresentasikan proposal yang telah kami kirim sebelumny, Kami berempat, Saya, Pak Masykur Rozaq, Pak Imam Satibi dan Mas Mustolih, berangkat presentasi di lantai VI Dikti”. Sambung Khomsin.

Dari paparan itu Tim Pendiri UMNU Kebumen menemukan kekurangan berkas, setelah paparan itu menjadi jelaslah apa saja yang harus dipenuhi. “Dalam waktu dua tahun, kami terus-menerus memperbaiki berkas, mulai dari Badan Hukum, Studi Kelayakan dan Dosen, hampir setiap minggu kami tim UMNU Kebumen ke Jakarta untuk mengurus berkas pendirian UMNU itu, Alhamdulillah kini sudah diberikan SK Ijin Operasionalnya” Kenang Khomsin bercerita.

“Bahkan, kadangkala kami ke Jakarta harus menunggu berjam-jam untuk bertemu dengan pejabat yang berwenang menangani berkas kami. Suka dukanya banyak mas” Pungkas Khomsin.

Kontributor : Saifudin Madu Go dan Darmadi, S.Pd.
Sumber lain : http://kebumennews.com/nu-kebumen-lounching-universitas-maarif/

Senin, 01 September 2014

Info LKS Tingkat Jawa Tengah Mata Lomba Refrigerasi Tahun 2014

Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Propinsi Jawa Tengah 
Bidang Lomba Teknologi Industri Mata Lomba : Refrigerasi Tahun 2014, 
diselenggarakan pada :
Hari                   : Jum'at s.d. Minggu
Tanggal             : 12 s.d. 14 September 2014
Tempat              : SMK Ma'arif 2 Gombong
Denah Lokasi      : klik disini
Juri Asean          : Ir. John Budi Harjanto Listijono, M. Eng. Sc.
                           (President Director PT. Metropolitan Bayu Industri)

Berikut Daftar Peserta / Kontingen yang sudah masuk,

NO
NAMA PESERTA
ASAL SEKOLAH
NO. TELP SEKOLAH
NAMA PENDAMPING
NO TELP PENDAMPING
1
Wisnu Brata
SMK Negeri 1 Semarang
0243545601
Heri Prabowo
085865740061
2
Gadhing Hiftyandra Iqbal Triwijaya
SMK Negeri 2 Pati
0295392372
Drs. Unik Ribowo
081326759373
3
Taufik Hhidayat
SMK Negeri 2 Purwokerto
0281635061
Narto, S.pd.
085727888054
4
Fais Santono
SMK Negeri 2 Purwodadi
0292425086
Kusripan, S.Pd.
081325676090
5
Muhammad Sukri
SMK Negeri 5 Surakarta
0271713916
Sukidi, S.Pd., M.Pd.
0271713916
6
Wahid Subekti
SMK Ma'arif 2 Gombong
0287472843
Suri Kartika Wati, A.Md.
082223918008
7
Muhammad Nuur Alamsyah
SMK NU Ma'arif 2 Kudus
0291434330
Eko Budiyono, S.Pd.
08156583882
8
Endriya Krisdiyanto
SMK Negeri 2 Kendal
381163
Muhammad Murbikhun, ST.
081575470679
9
Mochamad Khoirudin
SMK Negeri 3 Pekalongan
0285421586
Tedy Andriyanto, ST.
085642642501
10
Rahman Septianto
SMK Baturjaya 1 Ceper
0272552625
Sukidi, S.Pd.
081546144287


Bagi Kontingen dari Mata Lomba : Refrigerasi, yang belum mendaftar mohon segera mendaftarkan diri. Form Pedaftaran klik disini.

Terima kasih.

Minggu, 31 Agustus 2014

LIPUTAN KAMPOENG



Pengajian Rutin dan Rapat Akhir Bulan

Gombong (31/8/2014) SMK Ma’arif 2 Gombong menggelar acara pengajian dan rapat kordinasi yang diselenggarakan rutin setiap akhir bulan di tempat yang berbeda yaitu keliling dari rumah ke rumah guru dan karyawan.

Konsep acara tersebut sudah berjalan sekitar tiga tahun yang lalu, kegiatan seperti ini dimaksudkan untuk menyambung tali silaturrahim antar guru dan karyawan serta diharapkan menemukan suasana baru yang lebih akrab, rilex dan nyantai dalam rapat.

Pada acara kegiatan pengajian yang diselenggarakan rutin bulan ini bertempat di kediaman Bapak Sukardi yang beralamatkan Desa Kemukus Rt. 03 Rw. 05 Kecamatan Gombong. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Komite SMK Ma’arif 2 Gombong beserta anggotanya, Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong, Dewan Guru dan Karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong serta Mahasiswa PPL UMP Purworejo.

Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB yang diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dilanjutkan penjelasan tentang “Cara baca huruf di awal surat dalam Al-Qur’an” yang disampaikan oleh Ustadz Fauzi Mahmud.

Pada sambutan Shohibul bait atau tuan rumah yang disampaikan oleh Bapak Misbah, menyampaikan bahwa “Acara seperti ini sangat baik sekali sehingga dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan antar karyawan SMK Ma’arif 2 Gombong, ucapkan rasa terima kasih juga disampaikan kepada para hadirin yang telah berkenan hadir pada acara tersebut di kediamannya”. Pungkas Pak Misbah.

Sementara itu Kepala SMK Ma’arif 2 Gombong Ngadino, S.Kom dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal penting, diantaranya: Sosialisasi kurikulum 2013, Penyampaian hasil rapat LPMNU Jawa Tengah di Magelang, dan Penyampaian berita duka yang menimpa keluarga Besar SMK Ma’arif 2 Gombong.

Kyai Fathul Hilal selaku Ketua Komite SMK Ma’arif 2 Gombong memberikan pesan dalam acara tersebut dengan bahasa kerennya “be yourselves so we are ready to be number one” yang artinya jadilah diri sendiri sehingga kita siap menjadi nomer satu. Mudah-mudahan dengan kita berani beda dengan sekolah lain beda dalam arti positif, maka kita akan tetap eksis untuk memegang amanah masyarakat, Pungkas Kyai.

Isi tausyiah yang disampaikan oleh Bapak Kyai Muntaha pentingnya silaturrahim diantara kaum muslimin karena itu syarat dari sempurnanya Iman, Kyai menambahkan dalam bahasa jawa “telung perkoro sing biso ngedekake kito maring surgane gusti Allah, sepindah seneng aweh maring wong kang bahil, kaping kalih gelem nekani maring wong kang sing ora gelem nekani, kaping telune ngapiki maring kong kang sing ora gelem kawruh maring siro.”

Acara berakhir pada pukul 11.45 WIB dengan do’a penutup yang langsung dipimpin oleh Bapak Kyai Muntaha.


Berita Duka datang dari Keluarga Besar SMK Ma’arif 2 Gombong
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…
Pada hari yang sama SMK Ma’arif 2 Gombong mendapat musibah dengan dua orang kerabat SMK Ma’arif 2 Gombong yang dipanggil oleh Allah SWT.

   1.    Bapak Sijan wali murid dari Ananda Sholeh Adi Priyatno Kelas XI TKR 7, meninggal pada hari Sabtu, 30 Agustus 2014 dan tadi pagi dimakamkan pada pukul 10.00 WIB pagi tadi. Sebelum acara Rapat Rutin dan Pengajian Akhir Bulan segenap Guru dan karyawan Smk Ma’arif 2 Gombong bertakziyah ke kediaman Bapak Sijan, Alm. yang beralamatkan di banyumudal, Rt. 01 Rw. 02 Buayan.

   2.    Bapak Tugiman atau Hadi Suwarno bin Harjo Igono Bapak mertua dari Bapak Supardi, S.Pd. Meninggal dunia tadi pagi pukul 09.00 dan sudah dimakamkan pukul 14.00 siang tadi. Setelah selesainya Rapat Rutin dan Pengajian Akhir Bulan segenap Guru dan karyawan Smk Ma’arif 2 Gombong bertakziyah ke kediaman Bapak Mertua dari Bapak Supardi, S.Pd. yang beralamatkan Kelurahan Panjatan, Rt. 03 Rw. 03 Kecamatan Karanganyar


Dari keluarga Besar SMK Ma’arif 2 Gombong mengucapkan :
Turut berduka cita sedalam-dalamnya Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya. serta yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan ketabahan. Aamiin.



Contributor : Saifudin Madu Go

Jumat, 29 Agustus 2014

Bersandar Hanya Kepada Allah SWT.


http://smkmaarif2gombongkebumen.blogspot.com/
>>> Tiada keberuntungan yang sangat besar dalam hidup ini, kecuali orang yang tidak memiliki sandaran, selain bersandar kepada Allah. Dengan meyakini bahwa memang Allah-lah yang menguasai segala-galanya; mutlak, tidak ada satu celah pun yang luput dari kekuasaan Allah, tidak ada satu noktah sekecil apapun yang luput dari genggaman Allah. Total, sempurna, segala-galanya Allah yang membuat, Allah yang mengurus, Allah yang menguasai.

Adapun kita, manusia, diberi kebebasan untuk memilih, "Faalhamaha fujuraha wataqwaaha", "Dan sudah diilhamkan di hati manusia untuk memilih mana kebaikan dan mana keburukan". Potensi baik dan potensi buruk telah diberikan, kita tinggal memilih mana yang akan kita kembangkan dalam hidup ini. Oleh karena itu, jangan salahkan siapapun andaikata kita termasuk berkelakuan buruk dan terpuruk, kecuali dirinyalah yang memilih menjadi buruk, naudzubillah.

Sedangkan keberuntungan bagi orang-orang yang bersandarnya kepada Allah mengakibatkan dunia ini, atau siapapun, terlampau kecil untuk menjadi sandaran baginya. Sebab, seseorang yang bersandar pada sebuah tiang akan sangat takut tiangnya diambil, karena dia akan terguling, akan terjatuh. 

Bersandar kepada sebuah kursi, takut kursinya diambil. Begitulah orang-orang yang panik dalam kehidupan ini karena dia bersandar kepada kedudukannya, bersandar kepada hartanya, bersandar kepada penghasilannya, bersandar kepada kekuatan fisiknya, bersandar kepada depositonya, atau sandaran-sandaran yang lainnya.

Padahal, semua yang kita sandari sangat mudah bagi Allah (mengatakan ‘sangat mudah’ juga ini terlalu kurang etis), atau akan ‘sangat mudah sekali’ bagi Allah mengambil apa saja yang kita sandari. Namun, andaikata kita hanya bersandar kepada Allah yang menguasai setiap kejadian, "laa khaufun alaihim walahum yahjanun’, kita tidak pernah akan panik, Insya Allah.

Jabatan diambil, tak masalah, karena jaminan dari Allah tidak tergantung jabatan, kedudukan di kantor, di kampus, tapi kedudukan itu malah memperbudak diri kita, bahkan tidak jarang menjerumuskan dan menghinakan kita. 

Kita lihat banyak orang terpuruk hina karena jabatannya. Maka, kalau kita bergantung pada kedudukan atau jabatan, kita akan takut kehilangannya. Akibatnya, kita akan berusaha mati-matian untuk mengamankannya dan terkadang sikap kita jadi jauh dari kearifan.

Tapi bagi orang yang bersandar kepada Allah dengan ikhlas, ‘ya silahkan ... Buat apa bagi saya jabatan, kalau jabatan itu tidak mendekatkan kepada Allah, tidak membuat saya terhormat dalam pandangan Allah?’ tidak apa-apa jabatan kita kecil dalam pandangan manusia, tapi besar dalam pandangan Allah karena kita dapat mempertanggungjawabkannya. 

Tidak apa-apa kita tidak mendapatkan pujian, penghormatan dari makhluk, tapi mendapat penghormatan yang besar dari Allah SWT. Percayalah walaupun kita punya gaji 10 juta, tidak sulit bagi Allah sehingga kita punya kebutuhan 12 juta. Kita punya gaji 15 juta, tapi oleh Allah diberi penyakit seharga 16 juta, sudah tekor itu.

Oleh karena itu, jangan bersandar kepada gaji atau pula bersandar kepada tabungan. Punya tabungan uang, mudah bagi Allah untuk mengambilnya. Cukup saja dibuat urusan sehingga kita harus mengganti dan lebih besar dari tabungan kita. 

Demi Allah, tidak ada yang harus kita gantungi selain hanya Allah saja. Punya bapak seorang pejabat, punya kekuasaan, mudah bagi Allah untuk memberikan penyakit yang membuat bapak kita tidak bisa melakukan apapun, sehingga jabatannya harus segera digantikan.

Punya suami gagah perkasa. Begitu kokohnya, lalu kita merasa aman dengan bersandar kepadanya, apa sulitnya bagi Allah membuat sang suami muntaber, akan sangat sulit berkelahi atau beladiri dalam keadaan muntaber. Atau Allah mengirimkan nyamuk Aides Aigepty betina, lalu menggigitnya sehingga terjangkit demam berdarah, maka lemahlah dirinya. 

Jangankan untuk membela orang lain, membela dirinya sendiri juga sudah sulit, walaupun ia seorang jago beladiri karate.

Otak cerdas, tidak layak membuat kita bergantung pada otak kita. Cukup dengan kepleset menginjak kulit pisang kemudian terjatuh dengan kepala bagian belakang membentur tembok, bisa geger otak, koma, bahkan mati.

Semakin kita bergantung pada sesuatu, semakin diperbudak. Oleh karena itu, para istri jangan terlalu bergantung pada suami. Karena suami bukanlah pemberi rizki, suami hanya salah satu jalan rizki dari Allah, suami setiap saat bisa tidak berdaya. Suami pergi ke kanotr, maka hendaknya istri menitipkannya kepada Allah.

"Wahai Allah, Engkaulah penguasa suami saya. Titip matanya agar terkendali, titip hartanya andai ada jatah rizki yang halal berkah bagi kami, tuntun supaya ia bisa ikhtiar di jalan-Mu, hingga berjumpa dengan keadaan jatah rizkinya yang barokah, tapi kalau tidak ada jatah rizkinya, tolong diadakan ya Allah, karena Engkaulah yang Maha Pembuka dan Penutup rizki, jadikan pekerjaannya menjadi amal shaleh."

Insya Allah suami pergei bekerja di back up oleh do’a sang istri, subhanallah. Sebuah keluarga yang sungguh-sungguh menyandarkan dirinya hanya kepada Allah. "Wamayatawakkalalallah fahuwa hasbu", (QS. At Thalaq [65] : 3). Yang hatinya bulat tanpa ada celah, tanpa ada retak, tanpa ada lubang sedikit pun ; Bulat, total, penuh, hatinya hanya kepada Allah, maka bakal dicukupi segala kebutuhannya. 

Allah Maha Pencemburu pada hambanya yang bergantung kepada makhluk, apalagi bergantung pada benda-benda mati. Mana mungkin? Sedangkan setiap makhluk ada dalam kekuasaan Allah. "Innallaaha ala kulli sai in kadir".

Oleh karena itu, harus bagi kita untuk terus menerus meminimalkan penggantungan. Karena makin banyak bergantung, siap-siap saja makin banyak kecewa. Sebab yang kita gantungi, "Lahaula wala quwata illa billaah" (tiada daya dan kekuatan yang dimilikinya kecuali atas kehendak Allah). Maka, sudah seharusnya hanya kepada Allah sajalah kita menggantungkan, kita menyandarkan segala sesuatu, dan sekali-kali tidak kepada yang lain, Insya Allah.

Penulis : K.H. Abdullah Gymnastiar